Latar Belakang yang perlu diketahui
"12 tahun sebelum cerita The Curse of the Black Pearl, Kapten Jack Sparrow
ditugaskan oleh Lord Cutler Beckett untuk mengantar kargo milik East India Trading Company. Jack kemudian mengetahui bahwa kargo tersebut adalah budak-budak dari Afrika. Alih-alih mengantarkan, Jack malah membebaskan mereka di benua asalnya. Sebagai konsekuensi atas pengkhianatannya, Beckett membakar kapal Jack, Wicked Wench, dan mengecap tangan Jack dengan huruf "P" (Pirate) yang berarti bajak laut. Jack berhasil lolos dari penjagaan Beckett dan pergi berlayar sebagai bajak laut. Kemudian, Jack membuat perjanjian dengan Davy Jones. Jones setuju untuk mengangkat Wicked Wench dari dasar laut, mengijinkan Jack menjadi kapten kapal tersebut selama 13 tahun. Sebagai gantinya, Jack berjanji akan memberikan nyawanya untuk mengabdi selama 100 tahun di kapal Flying Dutchman. Jack kemudian memberi nama baru pada kapalnya, Black Pearl."
Sinopsis:
Sudah hampir tiba saatnya bagi Jack Sparrow untuk membayar utangnya kepada Davy Jones. Sebagai peringatan, Jones mengirim teman lama Jack, "Bootstrap Bill" Turner untuk mengingatkan dan memberikan Jack tanda Black Spot di telapak tangannya, suatu tanda bahwa Kraken akan memburunya. Di lain tempat, Lord Cutler Beckett dari East India Trading Company menangkap Will Turner dan Elizabeth Swann dengan tuduhan membantu bajak laut. Beckett menawarkan pengampunan kepada Will jika Will bisa mendapatkan sebuah kompas yang kini dimiliki oleh Jack dan mengajak Jack untuk bekerja sebagai privateer. Jika tidak, Will, Elizabeth, dan mantan-komodor James Norrington akan dieksekusi. Will berhasil menemukan Sparrow dan kru-nya. Sayangnya Jack Sparrow dan krunya tidak sedang dalam kondisi yang bagus untuk membantu Jack. Mereka sedang terlibat masalah di pulau kanibal Pelegosto, di mana Jack diangkat menjadi dewa bagi mereka. Loh bukannya bagus? Tentu saja tidak, masyarakat kanibal ini punya kebiasaan membakar hidup-hidup dan kemudian memakan dewa mereka.

0 comments:
Post a Comment